RAJA-RAJA KERAJAAN KUTAI


Kerajaan Kutai memiliki sejarah yang cukup panjang, dengan waktu kejayaan kerajaan yang sangat panjang, sehingga dengan begitu telah berganti raja kutai dari masa ke masa, sehingga telah dicatat dalam sejarah yang dapat dibuktikan bahwa bahwa Raja-raja kutai sangat banyak.

Edisi lengkap sejarah Kerajaan kutai
KERAJAAN KUTAI (ABAD KE 5 M)
RAJA-RAJA KERAJAAN KUTAI (Anda berada di halaman ini)

Raja-raja kerajaan kutai

Kerajaan Kutai memiliki sejarah yang cukup panjang, sehingga dalam setiap masa berganti seorang raja ke calon raja lainnya. Raja-raja kerajaan Kutai dari masa ke masa yaitu:

1. Raja Kudungga, gelar anumerta Dewawarman adalah Raja yang mendirikan Kerajaan Kutai

2. Raja Aswawarman (anak Kundungga)
Aswawarman adalah Anak Raja Kudungga.Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman.

3.. Raja Mulawarman (anak Aswawarman)
Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kundungga. Sehingga awal-awal kerajaan Kutai berdiri dipimpin oleh kakeknya, lalu penerusnya bapaknya, dan diteruskan sang cucu. Dikatakan oleh para sejarahwan bahwa nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Sanskerta bila dilihat dari cara penulisannya.

Kundungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kundungga sendiri diduga belum menganut agama Budha.

Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman (Putra Aswawarman), Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur.

Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi dengan pihak asing, hingga sangat sedikit yang mendengar namanya.

4. Raja Marawijaya Warman
5. Raja Gajayana Warman
6. Raja Tungga Warman
7. Raja Jayanaga Warman
8. Raja Nalasinga Warman
9. Raja Nala Parana Tungga
10. Raja Gadingga Warman Dewa
11. Maharaja Indra Warman Dewa
12. Raja Sangga Warman Dewa
13. Raja Candrawarman
14. Raja Sri Langka Dewa
15. Rraja Guna Parana Dewa
16. Raja Wijaya Warman
17. Raja Sri Aji Dewa
18. Raja Mulia Putera
19. Raja Nala Pandita
20. Raja Indra Paruta Dewa
21. Raja Dharma Setia

Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kerajaan Kutai Kartanegara yang saat itu ibukota di Kutai Lama (Tanjung Kute).

Kutai Kartanegara inilah, di tahun 1365, yang disebutkan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara selanjutnya menjadi kerajaan Islam.

Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan hingga sekarang disebut Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nama Raja Kundungga oleh para ahli sejarah ditafsirkan sebagai nama asli orang Indonesia yang belum terpengaruh dengan nama budaya India. Sementara putranya yang bernama Asmawarman diduga telah terpengaruh budaya Hindu.

Hal ini di dasarkan pada kenyataan bahwa kata Warman berasal dari bahasa Sanskerta. Kata itu biasanya digunakan untuk akhiran nama-nama masyarakat atau penduduk India bagian Selatan. Demikian artikel tentang Raja-raja kerajaan Kutai, semoga dapat bermanfaat.

Baca juga sejarah kerajaan lainnya:
Kerajaan Sriwijaya Di Jawa Dan Sumatera
Kerajaan Sriwijaa merupakan kerajaan besar yang sudah ada sejak abad ke ke-7 masehi

Sejarah Kerajaan Kalingga Di Jawa Tengah
kerajaan Kalingga merupakan kerajaan yang terletak di daerah pulau Jawa, tepatnya berada di Jawa tengah bagian utara.

sumber: wikipedia dengan ringkasan seperlunya


Pengunjung Lain Juga Menyukai: